Mimpi itu beterbangan bagai debu, terbawa angin dan larut dalam udara yang semakin menyesakkan dada
Kau telah meniup nyala lilin itu, berani untuk melepas sebuah rasa yang kau tahu ini cukup untuk melindungimu
Memang tak ada kata yang mengisyaratkan agar aku tetap disini…
Maka ku mohon tetap lah di sana, jangan pernah melangkah lagi
Biar aku dapat terus mengamatimu dan kembali bersembunyi ketika kau mulaimenyadari keberadaanku
No comments:
Post a Comment