Friday, April 15, 2011

3rd

Penantian, 2004
Aku memandang lurus
Ku lemparkan khayalku di tengah lautan sana, membiarkannya terombang-ambing dan terbawa oleh arus gelombang
Hujan rintik yang membasahi tubuhpun tidak aku perdulikan
Aku biarkan semua hingga emosi yang berecamuk menjadi reda…
                Diam adalah caraku… Berdiri adalah penantianku…  dan menunggu adalah jawabanku…
Tak masalah bagiku bahwa suatu hari nanti aku tahu,
Ternyata kau tidak kembali melalui jalan ini, malah berputar atau bahkan kau menemukan pelabuhan yang lain
Aku yakini, ini adalah janjiku dan aku akan menepati itu hingga kau menyadarkanku dan membawa ruhku kembali pulang ke jasadnya

No comments:

Post a Comment